Ketua UKP-PIP Prihatin Ada Gubernur Salah Baca Teks Pancasila

Ketua UKP-PIP Prihatin Ada Gubernur Salah Baca Teks Pancasila KOMPAS.com/Kristian Erdianto Kepala Unit Kerja Presiden Pemantapan Ideologi Pa...

Ketua UKP-PIP Prihatin Ada Gubernur Salah Baca Teks Pancasila

Kepala Unit Kerja Presiden Pemantapan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latif saat menjadi pembicara seminar nasional fraksi Partai Golkar MPR RI di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Kamis (19/10/2017).  KOMPAS.com/Kristian Erdianto Kepala Unit Kerja Presiden Pemantapan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latif saat menjadi pembicara seminar nasional fraksi Partai Golkar MPR RI di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Kamis (19/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila ( UKP-PIP) Yudi Latif prihatin ada kepala daerah setingkat gubernur yang salah saat membacakan teks Pancasila.

Menurut Yudi, hal itu sebenarnya merupakan fenomena puncak gunung es di Indonesia.

"Itu puncak gunung es. Menurut survei tahun 2015 lalu, dari 100 orang Indonesia, 27 orang itu tidak lagi hapal sila-sila di Pancasila. Jadi tinggi sekali persentasi orang yang tidak hapal Pancasila itu," ujar Yudi, saat ditemui di Kompleks Istana Presiden, Rabu (15/11/2017).

Peristiwa itu, kata dia, mengindikasikan menurunnya pembelajaran sila-sila Pancasila di masyarakat, beberapa dekade terakhir.

Baca: Akui Salah Baca Teks Pancasila, Gubernur Sulbar Usulkan Rombak Urutan Sila

Yudi berpendapat, fenomena itu memecut semangat UKP-PIP untuk terus mengupayakan penghayatan sila-sila Pancasila.

Menghapal kelima sila itu adalah indikator minimal masyarakat menghayati sekaligus mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

"Makanya, isu strategis yang digalakkan UKP-PIP, adalah soal bagaimana mereaktualisasi da n merevitalisasi pemahaman terhadap Pancasila dengan metode delivery yang lebih menarik," ujar Yudi.

Salah baca teks Pancasila

Diberitakan, Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar mengakui, salah mengucapkan teks Pancasila saat menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Pahlawan di Mamuju, Sulawesi Barat, 10 November lalu.

Ia berdalih, kesalahan itu terjadi karena terobsesi ingin mendekatkan sila pertama dengan sila kelima Pancasila yang dinilainya terlalu berjarak.

Mantan Bupati Polewali Mandar ini menilai, maraknya aksi terorisme, radikalisme, dan aksi kekerasan lainnya di Tanah Air salah satunya disebabkan jarak sila pertama dengan sila kelima terlalu jauh.

Baca: Viral, Video Gubernur Sulbar Salah Baca Teks Pancasila

Video Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar yang salah membaca urutan sila Pancasila viral di media sosial.

Video itu mengundang perbincangan pro dan kontra. Sila keli ma Pancasila, yakni “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” dibacakan gubernur menjadi sila kedua.

Padahal, sila kedua adalah kemanusiaan yang adil dan beradab. Namun, ia segera meralatnya dengan kembali membacakan sila kedua.

“Saya salah ucap, sila kedua di bawah sila kelima, kenapa? Karena saya selalu berpikir radikalisme, terorisme, komunisme, aksi demo, dan persoalan lainnya karena masih terlalu jauh antara sila pertama dengan sila kelima Pancasila,” kata Ali Baal di depan ratusan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Selasa (14/11/2017).

Kompas TV Di usianya yang masih sangat muda, anak-anak SD telah menjadi penulis buku dengan judul "Menggapai Mentari".

Berita Terkait

Akui Salah Baca Teks Pancasila, Gubernur Sulbar Usulkan Rombak Urutan Sila

Viral, Video Gubernur Sulbar Salah Baca Teks Pancasila

Din Syamsuddin: Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika adalah Jalan Tengah

Beri Pujian, Jokowi Harap Pemuda Pancasila Jadi Benteng Pancasila

Perppu Ormas Disahkan, Jokowi Nilai Banyak yang Dukung Jaga Pancasila

Terkini Lainnya

Wakil Presiden Tersingkir Zimbabwe Ambil Alih Kekuasaan?

Wakil Presiden Tersingkir Zimbabwe Ambil Alih Kekuasaan?

Internasional 15/11/2017, 18:20 WIB Survei LSI: Warga Paling Sering Diminta Uang oleh Polisi dan Pengadilan

Survei LSI: Warga Paling Sering Diminta Uang oleh Polisi dan Pengadilan

Nasional 15/11/2017, 18:19 WIB Robert Mugabe, Pahlawan Kemerdekaan yang Menjadi Diktator

Robert Mugabe, Pahlawan Kemerdekaan yang Menjadi Diktator

Internasional 15/11/2017, 18:07 WIB Imbauan BMKG Jawa Timur untuk Hadapi Cuaca Tidak Menentu

Imbauan BMKG Jawa Timur untuk Hadapi Cuaca Tidak Menentu

Regional 15/11/2017, 18:06 WIB Ketua UKP-PIP Prihatin Ada Gubernur Salah Baca Teks Pancasila

Ketua UKP-PIP Prihatin Ada Gubernur Salah Baca Teks Pancasila

Nasional 15/11/2017, 18:00 WIB Bantah Akbar Tandjung, Idrus Sebut Elektabilitas Golkar Naik

Bantah Akbar Tandjung, Idrus Sebut Elektabilitas Golkar Naik

Nasional 15/11/2017, 17:57 WIB Debby/Jordan Ingin Lebih &#039   ;Enjoy' Bermain

Debby/Jordan Ingin Lebih "Enjoy" Bermain

Olahraga 15/11/2017, 17:53 WIB Usai Cekcok dengan Suaminya, Seorang Terapis Refleksi Ditemukan Tewas

Usai Cekcok dengan Suaminya, Seorang Terapis Refleksi Ditemukan Tewas

Megapolitan 15/11/2017, 17:45 WIB Khofifah: Partai Pengusung Sudah Cukup untuk Maju Pilgub Jawa Timur

Khofifah: Partai Pengusung Sudah Cukup untuk Maju Pilgub Jawa Timur

Regional 15/11/2017, 17:45 WIB Kapolda Jatim Pastikan Ada Tersangka dalam Kasus Robohnya 'G   irder' Tol Pasuruan-Probolinggo

Kapolda Jatim Pastikan Ada Tersangka dalam Kasus Robohnya "Girder" Tol Pasuruan-Probolinggo

Regional 15/11/2017, 17:40 WIB Jelang Asian Games, BLU Diminta Gerak Cepat

Jelang Asian Games, BLU Diminta Gerak Cepat

Olahraga 15/11/2017, 17:32 WIB Aung San Suu Kyi: Saya Berusaha Tidak Menaikkan Tensi Ketegangan

Aung San Suu Kyi: Saya Berusaha Tidak Menaikkan Tensi Ketegangan

Internasional 15/11/2017, 17:32 WIB Cerita Perempuan Perajin Gerabah di Bireuen yang Jadi Andalan Kelua   rga

Cerita Perempuan Perajin Gerabah di Bireuen yang Jadi Andalan Keluarga

Regional 15/11/2017, 17:31 WIB Menyaksikan Preman Meminta Jatah Harian kepada PKL Tanah Abang

Menyaksikan Preman Meminta Jatah Harian kepada PKL Tanah Abang

Megapolitan 15/11/2017, 17:30 WIB Meski Dibutuhkan, Satgas Saber Pungli Diturunkan Anggarannya

Meski Dibutuhkan, Satgas Saber Pungli Diturunkan Anggarannya

Regional 15/11/2017, 17:30 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Sulbar

COMMENTS

Tulis Artikel
Nama

Terkini,29,
ltr
item
Berita 24 Nusa Tenggara Barat: Ketua UKP-PIP Prihatin Ada Gubernur Salah Baca Teks Pancasila
Ketua UKP-PIP Prihatin Ada Gubernur Salah Baca Teks Pancasila
http://assets.kompas.com/crop/158x69:741x458/750x500/data/photo/2017/10/19/2211661073.jpg
Berita 24 Nusa Tenggara Barat
http://www.ntb.berita24.com/2017/11/ketua-ukp-pip-prihatin-ada-gubernur.html
http://www.ntb.berita24.com/
http://www.ntb.berita24.com/
http://www.ntb.berita24.com/2017/11/ketua-ukp-pip-prihatin-ada-gubernur.html
true
1144715934284028167
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy