GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Gara-gara Utang, Warga Aceh Barat Dibacok

Gara-gara Utang, Warga Aceh Barat Dibacok

Gara-gara Hutang, Warga Aceh Barat Dibacok Ridwan (45), warga Lorong Manggis, Desa Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh BaratSenin, 26 Maret 2018 10:14Tim Falcon Polres Aceh Barat…

Gara-gara Utang, Warga Aceh Barat Dibacok

Gara-gara Hutang, Warga Aceh Barat Dibacok

Ridwan (45), warga Lorong Manggis, Desa Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat

Gara-gara Hutang, Warga Aceh Barat DibacokTim Falcon Polres Aceh Barat ketika mengamankan Faisal (kiri) pelaku pembacokan terhadap Ridwan warga Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat ketika diamankan di Mapolres setempat, Minggu (25/3).

MEULABOH - Ridwan (45), warga Lorong Manggis, Desa Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Minggu (25/3) sekira pukul l1.00 WIB terpaksa dilarikan ke RS Cut Nyak Dhien Meulaboh. Pria itu berdarah-darah bahkan kritis setelah ditebas dengan parang oleh Faisal, warga desa yang sama. Pemicunya, diduga terkait masalah utang-piutang.

Diperoleh informasi, Minggu kemarin Ridwan yang hari-hari sebagai swasta itu baru beberapa minggu pulang dari Malaysia. Diduga, ada utang-piutang antara Faisal dengan Ridwan sebesar Rp 2 juta sehingga memicu keributan. Faisal secara tiba-tiba mengambil sebilah parang karena utang yang ia tagih tak dibayarkan oleh Ridwan.

Ridwan yang dilaporkan sedang berada di warung kopi dengan sejumlah warga lainnya langsung menjadi sasaran kemarahan Faisal. Ridwan dihujani dengan parang oleh Faisal sehingga mengenai tangan kiri hingga putus serta mengenai kepala bagian kiri sebanyak dua tempat sehingga mengeluarkan darah segar yang cukup banyak. Ridwan kritis sehingga dilarikan warga ke RS Cut Nyak Dhien guna mendapatkan pengobatan.

Sementara itu, Faisal berhasil dicokok oleh tim Falcon Polres Aceh Barat setelah mendapat laporan adanya kasus pembacokan. Faisal hingga sore kemarin masih diperiksa di mapolres serta Ridwan dalam penanganan medis di RS Cut Nyak Dhien.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa kepada Serambi kemarin mengatakan, kasus pembacokan tersebut sudah dalam pemeriksaan polisi. “Pelaku berhasil kita tangkap pascainsiden itu,” katanya.

Ditambahkan, kasus itu merupakan tindak pidana berat dan polisi sudah mengamankan barang bukti sebilah parah yang digunakan tersangka. Dugaan sementara kasus ini dipicu utang-piutang antara korban dengan pelaku sekitar 5 tahun lalu. “Pelaku masih menjalani pemeriksaan dan sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Kapolres.

Menurutnya, dalam kasus itu sejumlah saksi di tempat kejadian perkara di warung tersebut masih diperiksa.

Kapolres juga mengimbau kembali kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri, apalagi berbuat hingga nyaris menghilangkan nyawa orang lain. (riz)

Editor: bakri Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Google News | Berita 24 Aceh

Tidak ada komentar