GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Rateb Seribee Diperluas ke Sulut

Rateb Seribee Diperluas ke Sulut

Rateb Seribee Diperluas ke Sulut Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf (MPTT) Asia Tenggara yang berpusat di Aceh kini tak hanya lagi menggelar rateb seribeeSenin, 26 Maret 2018 09:35JAMAAH mengikuti…

Rateb Seribee Diperluas ke Sulut

Rateb Seribee Diperluas ke Sulut

Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf (MPTT) Asia Tenggara yang berpusat di Aceh kini tak hanya lagi menggelar rateb seribee

Rateb Seribee Diperluas ke SulutJAMAAH mengikuti rateb seribee dipimpin Pimpinan MPTT Asia Tenggara, Abuya Syekh H Amran Waly Al-Khalidi di Lapangan Sparta Tikala, Manado, Kamis (22/3) malam.

BANDA ACEH - Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf (MPTT) Asia Tenggara yang berpusat di Aceh kini tak hanya lagi menggelar rateb seribee (zikir sebanyak-banyaknya) di daerah ini, tetapi juga ke luar Aceh. Bahkan setelah berhasil diikuti ribuan jamaah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu, (18/3), kini zikir akbar itu mereka perluas ke Sulawesi Utara (Sulut), yakn i di Kabupaten Bolag, Rabu (21/3) dan keesokannya atau malam Jumat di Lapangan Sparta Tikala, Manado.

Seperti di tempat lain, zikir di Sulut yang dikenal dengan daerah bukan mayoritas muslim ini dipimpin penggagas rateb seribee, yakni Pimpinan MPTT Asia Tenggara, Abuya Syekh H Amran Waly Al-Khalidi yang juga ulama kharismatik Aceh. Rateb seribee ini bertajuk “Zikir Menguatkan Iman, Menyatukan Umat”

Pada kesempatan itu, Abuya mengajak semua umat muslim senantiasa membudayakan zikir sebanyak-banyaknya. “Tujuannya agar hati tenang dan tenteram. Zikir sufi juga dapat menghilangkan kesyirikan/ananiyah di dalam hati, sehingga mendatangkan rahmat dan keberkahan,” kata Abuya, seperti dikutip dalam siaran pers MPTT Asia Tenggara yang dikirim ke Serambi kemarin.

Abuya juga mengatakan di antara manfaat mempelajari dan mengamalkan tauhid tasawuf adalah membangunkan hati dari kelalaian. Menurutnya, orang-orang berhati terbangun adalah mereka yang dapat memaknai hari- hari bertambah dan berkurang. Selain itu, juga tidak membuang-buang waktu untuk perbuatan tak bermanfaat di dunia dan di akhirat kelak.

Turut hadir saat zikir ini antara lain, Ketua MUI Sulawesi Utara KH Abd Wahab Abd Ghafur Lc, para ulama, habaib, serta tokoh Pemerintahan Sulut, termasuk pejabat TNI/Polri, pimpinan Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTTI), akademisi dari Sulut, Jakarta, dan Aceh serta ustaz dan imam-imam masjid. Sebagian mereka juga turut mengisi ceramah dalam acara itu.

Pada kesempatan tersebut, Ketua MUI Sulawesi Utara KH Abd Wahab Abd Ghafur Lc dalam sambutannya mengatakan mereka sangat mendukung Abuya Syekh H Amran Waly menghidupkan kembali pemahaman kesufian di nusantara melalui MPTTI. “Sebagaimana dimaklumi bahwa tauhid tasawuf diajarkan Abuya untuk memperbaiki nafsu, kemauan, sifat nafsu, dan akhlak nafsu agar mendapat nafsu muthma’innah untuk membaguskan mu’asyarah/ gaul terhadap Allah, beribadah dan berubudiyah kepada-Nya, be rakhlak mulia, serta gaul terhadap sesama umat Islam dan semua makhluk Allah,” kata KH Abd Wahab. (sal)

Editor: bakri Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Google News | Berita 24 Sulut

Tidak ada komentar