GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Resmikan Sekolah Amil Indonesia, Sandi Ingin Jakarta Berkah

Resmikan Sekolah Amil Indonesia, Sandi Ingin Jakarta Berkah

Resmikan Sekolah Amil Indonesia, Sandi Ingin Jakarta Berkah Komaruddin Bagja Arjawinangun Jum'at, 16 Maret 2018 - 20:05 WIBloading... Wakil Gubernur DKI Jakarta San…

Resmikan Sekolah Amil Indonesia, Sandi Ingin Jakarta Berkah

Resmikan Sekolah Amil Indonesia, Sandi Ingin Jakarta Berkah

Komaruddin Bagja Arjawinangun

loading...
Resmikan Sekolah Amil Indonesia, Sandi Ingin Jakarta Berkah
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno. Foto/Dok/SINDOphoto
A+ A- JAKARTA - Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno resmi membuka kegiatan Sekolah Amil Indonesi perdana se-Jakarta Raya di Hotel Gren Alia Prapatan, Jakarta Pusat.
Dalam sambutannya, Sandiaga Uno menjelaskan, saat dirinya bisnis mengelola dana, yang terpenting kepercayaan. Dia pun mengutip pernyataan investor terkaya di dunia Warren Buffett, yakni pertama yang dibutuhkan dalam mengelola dana yakni k emampuan intelektual, kedua semangat dan kerja keras dan ketiga integritas.
"Tanpa integeritas yang kedua itu malah mencelakakan kita. Oleh karena itu, Sekolah Amil kita fokus ketiga hal ini bagaimana kita bisa membangun profesionalisme, membangun sebuah trust dari masyarakat dari para muzaki karena kita akan keolola dana mereka yang insyaAllah menjadi amal zariah. Saya titip di kelas perdana ini mari kita dorong untuk bangun integritas dan amanah," ujar Sandi di lokasi, Jumat (16/3/2018).
Dia menambahkan, potensi zakat di seluruh Indonesia yakni Rp217 triliun, namun zakat yang masuk sebesar Rp5 triliun. Sandiaga mengatakan, jumlah tersebut lantaran belum dibangunnya kepercayaan.
"Ini yang terjdi karena kita belum bisa bangun trust itu. Rp217 triliun itu akan datang kalau kita membangun trust, membangun rasa aman amanah bagi para muzaki. Nah ini tugas Sekolah Amil Indonesia," lanjutnya.
Sementara potensi zakat di Jakarta, kata Sandi, yakni Rp70 tr iliun dan zakat yang sudah terkumpul dibawah Rp1 triliun. "Alhamdulillah Bazis DKI kekayaannya sudah meningkat drastis dan disini pusat Bazis DKI insya Allah akan meningkat terus. Targetnya tahun ini Rp300 miliar, dua kali lipat dari tahun lalu. Khusus Jakarta potensi (zakat) Rp70 triliun, yang (zakat) terkumpul di bawah Rp1 triliun. Ini memacu kita," urainya.
Sandi menilai, saat ini Sekolah Amil Indonesia di bawah kepimpinan Agus Budiyanto dan lembaga zakat lainnya di Jakarta memilki kesempatan emas lantaran memiliki gubernur dan wakil gubernur Jakarta yang memiliki perhatian khusus terkait pengelolaan dan penyaluran zakat. Ia pun menegaskan dirinya dan Anies Baswedan bekerja membangun Jakarta yang lebih berkah.
"Ini kesempatan emas buat Mas Agus (Kepala Sekolah Amil Indonesia) dan seluruh penggerak zakat, seluruh komunitas ini punya gubernur dan wagubnya perhatian banget sama gerakan ini. Ini akan memberikan masa keemasan mudah-mudahan lima tahun ini. Mau di sia-siakan nggak ini? Jangan disia-siakan," ucap Sandiaga.
"Saya dengan Pak Anies kita semua all out, kita ingin Jakarta berkah ke depan. Oleh karena ini, kita gunakan kesempatan ini," tutupnya. (mhd)Sumber: Google News | Berita 24 Jakarta

Tidak ada komentar