GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

“Council President Certificate” untuk Penerbangan Indonesia

“Council President Certificate” untuk Penerbangan Indonesia

KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso saat memaparkan perkembangan penerbangan Indonesia di Kantor K…

“Council President Certificate” untuk Penerbangan Indonesia

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso saat memaparkan perkembangan penerbangan Indonesia di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (23/3/2018). Dari hasil audit Dewan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) pada 2017 lalu performa navigasi Indonesia mendapat nilai sangat baik mencapai 86 persen, berada di atas ratarata global yakni 60,7 persen.KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso saat memaparkan perkembangan penerbangan Indonesia di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (23/3/2018). Dari hasil audit Dewan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) pada 2017 lalu performa navigasi Indonesia mendapat nilai sangat baik mencapai 86 persen, berada di atas rata rata global yakni 60,7 persen.

KOMPAS.com - Organisasi Penerbangan Sipil Internasional ( ICAO) menganugerahi “Council President Certificate” (CPC) atas capaian keselamatan penerbangan Indonesia.

Presiden Dewan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional, Olumuyiwa Benard Aliu, menyerahkan penghargaan itu kepada Direktur Jenderal Perhubungan Udara RI, Agus Santoso, di kantor pusat ICAO di Montreal, Kanada, Kamis (17/5/2018).

Olumuyiwa Benard Aliu mengatakan, CPC merupakan bentuk pengakuan ICAO atas capaian dan kemajuan Pemerintah Indonesia dalam menyelesaikan sejumlah safety oversight deficiencies.

Pemerintah Indonesia juga dinilai berkomitmen meningkatkan angka Effective Implementation (EI) Standar dan Rekomendasi Praktis (SARPs) ICAO di bidang kesel amatan penerbangan.

(Baca: Performa Navigasi Indonesia Dapat Nilai Sangat Baik dari ICAO)

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Agus Santoso, mengatakan keberhasilan itu merupakan salah satu output keberhasilan dalam membangun sinergi kerja bersama regulator dan operator.

“Capaian itu karena adanya dukungan berbagai pihak, atas arahan dan dorongan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, kepercayaan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi berikut jajaran di Direktorat Jenderal Perhubungan Udara RI, serta para pemangku kepentingan transportasi udara Indonesia terkait,” ujarnya dalam siaran tertulis, Minggu (20/5/2018).

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah melakukan sejumlah pembenahan untuk memastikan keselamatan penerbangan di Indonesia.

Langkah yang dilakukan seperti menerbitkan peraturan terkait keselamatan penerbangan yang memenuhi standar ICAO terkini dan melakukan penguatan tugas dan fungsi orga nisasi Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

Pemerintah juga mengembangkan kapabilitas dan kualifikasi inspektur keselamatan penerbangan serta memperkuat sistem pengawasan terhadap implementasi standar dan rekomendasi praktis ICAO di bidang keselamatan penerbangan untuk seluruh operator.

“Baik itu maskapai penerbangan, pengelola bandar udara, pengelola navigasi penerbangan, dan industri pesawat udara,” ujarnya.

Lompatan prestasi

Pada 28 Februari 2018, ICAO secara resmi menerbitkan laporan hasil audit on-site yang dilaksanakan di Indonesia pada Oktober 2017.

Berdasarkan penilaian ICAO, Indonesia meraih angka EI sebesar 80,34 persen. Capaian itu meningkat dibandingkan hasil audit ICAO pada 2014 yang hanya sebesar 45,33 persen.

Penumpang pesawat setibanya di Bandar Udara Sultan Muhammad Kaharuddin III Sumbawa, Nusa Tenggar   a Barat.KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDI Penumpang pesawat setibanya di Bandar Udara Sultan Muhammad Kaharuddin III Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Oleh karenanya, Indonesia menempati peringkat ke-58 dari 192 negara anggota ICAO atau melompat 94 peringkat dari sebelumnya berada di peringkat ke-152 dunia.

Dengan perolehan itu, Indonesia juga menduduki peringkat ke-10 di kawasan Asia Pasifik dari 39 negara yang masuk dalam akreditasi kantor regional ICAO di Bangkok.

“Anugerah Council President Certificate ini saya persembahkan untuk Indonesia,” kata Agus Santoso saat berpidato pada acara penganugerahan CPC di kantor pusat ICAO di Montreal.

Dongkrak kapasitas dan kapabilitas

Menurut Agus, lompatan prestasi itu bakal berdampak pada kepercayaan dunia internasional terhadap dunia penerbangan Indonesia.

Dengan modal kepercayaan masyarakat internasional, ia berharap dunia penerbangan berkontribusi besar meningkatkan perekonomi an nasional.

Aktivitas di Bandara Marinda di Kabupaten Raja Ampat, Jumat (4/5/2018).KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDI Aktivitas di Bandara Marinda di Kabupaten Raja Ampat, Jumat (4/5/2018).

Dirjen Perhubungan Udara mengajak seluruh pemangku kepentingan di bidang penerbangan untuk meningkatkan kinerja, utamanya pada sektor keselamatan dan keamanan.

Dengan demikian, lanjut Agus, nilai EI Indonesia bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan.

(Baca: Indonesia Pertahankan Tingkat Keselamatan Penerbangan)

Pemerintah tengah membuat Corrective Action Plan (CAP) baru dari hasil ICAO Coordinated Validation Mission (ICVM) Oktober 2017 lalu.

Ditjen Perhubungan Udara telah menggandeng sejumlah pihak untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sehingga bisa mengurang kekurangan dari hasil audit ICAO itu.

†œDengan diselesaikannya temuan-temuan yang masih ada, maka nilai EI kita juga akan makin tinggi dan keselamatan penerbangan nasional lebih terjamin," katanya.

Aktivitas di Bandara Domine Eduard Osok Sorong, Papua Barat, awal Mei 2018KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDI Aktivitas di Bandara Domine Eduard Osok Sorong, Papua Barat, awal Mei 2018

Dengan langkah-langkah itu, ia meyakini Indonesia turut mendukung program ICAO yaitu "No Country Left Behind."

“Indonesia mempunyai tugas moral membimbing negara-negara lain yang masih tertinggal untuk bisa meningkatkan kualitas keselamatan penerbangannya sehingga sejajar dengan negara-negara lain yang sudah maju,” ujarnya.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
  • Keselamatan Keamanan Penerbangan

Berita Terkait

Sistem Ini Mampu Tangkal Serangan "Cyber" di Dunia Penerbangan

Waspadai Penerbangan di Yogyakarta dan Daerah Lain yang Terdampak

Balon Udara Ancam Keselamatan Penerbangan

Meteorologi, Penunjang Keselamatan Penerbangan

Terkini Lainnya

SBR003, Menjadi Bagian dari Solusi untuk Pembiayaan Pembangunan

SBR003, Menjadi Bagian dari Solusi untuk Pembiayaan Pembangunan

Makro 20/05/2018, 16:50 WIB Enam Bentuk Ujaran Kebencian yang Tergolong Pelanggaran bagi ASN

Enam Bentuk Ujaran Kebencian yang Tergolong Pelanggaran bagi ASN

Makro 20/05/2018, 16:36 WIB “Council President Certificate” untuk Penerbangan Indonesia

“Council President Certificate” untuk Penerbangan Indonesia

Makro 20/05/2018, 16:00 WIB Jelang Lebaran, Srwijaya Air Group Sediakan 125.000 Kursi Tambahan

Jelang Lebaran, Srwijaya Air Group Sediakan 125.000 Kursi Tamb ahan

Makro 20/05/2018, 15:39 WIB Lakukan Negosiasi, China Sepakat Meningkatkan Permintaan Impor dari AS

Lakukan Negosiasi, China Sepakat Meningkatkan Permintaan Impor dari AS

Makro 20/05/2018, 15:12 WIB Menteri Susi Ajak Rayakan Hari Kebangkitan Nasional dengan Kerja Nyata

Menteri Susi Ajak Rayakan Hari Kebangkitan Nasional dengan Kerja Nyata

Makro 20/05/2018, 15:06 WIB Maraknya Perusahaan Rintisan Jadi Gerbang Baru Kemunculan Miliarder

Maraknya Perusahaan Rintisan Jadi Gerbang Baru Kemunculan Mili arder

Bisnis 19/05/2018, 22:00 WIB Pelindo III Sediakan 14.000 Tiket Mudik Gratis dari Kalimantan ke Jawa

Pelindo III Sediakan 14.000 Tiket Mudik Gratis dari Kalimantan ke Jawa

Makro 19/05/2018, 17:58 WIB Pengelolaan Air untuk Pertanian Makin Efisien

Pengelolaan Air untuk Pertanian Makin Efisien

Makro 19/05/2018, 16:35 WIB Ekonomi Negara Berkembang Dongkrak Jumlah Miliarder di Asia

Ekonomi Negara Berkembang Dongkrak Jumlah Miliarder di Asia

Makro 19/05/2018, 13:31 WIB Garuda Indonesia Non-aktifkan Pilot yang 'Posting' soal Terorisme

Garuda Indonesia Non-aktifkan Pilot yang "Posting" soal Terorisme

Bisnis 19/05/2018, 12:45 WIB Jumlah Miliarder Naik Jadi 2.754 Orang, Total Harta Rp 128.000 Triliun

Jumlah Miliarder Naik Jadi 2.754 Orang, Total Harta Rp 128.000 Triliun

Inspirasi 19/05/2018, 12:30 WIB Pertama Kalinya, Pertumbuhan Populasi Miliarder di Asia Salip Amerika

Pertama Kalinya, Pertumbuhan Populasi Miliarder di Asia Salip Amerika

Inspirasi 19/05/2018, 11:12 WIB Anak Buah Susi Tangkap 2 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Filipina

Anak Buah Susi Tangkap 2 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Filipina

Makro 19/05/2018, 10:51 WIB Kaesang Pangarep Buka Gerai Sang Pisang di Malang

Kaesang Pangarep Buka Gerai Sang Pisang di Malang

Bisnis 19/05/2018, 07:36 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 NTB

Tidak ada komentar