GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Kapolri Soroti Keamanan di Bima, Nusa Tenggara Barat

Kapolri Soroti Keamanan di Bima, Nusa Tenggara Barat

KOMPAS.com/ FITRI RACHMAWATI Kapolri Tito Karnavian didampingi gubernur NTB dan Panglima TNI saat Safari Ramadhan di Mataram.����������������������������������������������������…

Kapolri Soroti Keamanan di Bima, Nusa Tenggara Barat

Kapolri Tito Karnavian didampingi gubernur NTB dan Panglima TNI saat Safari Ramadhan di Mataram.KOMPAS.com/ FITRI RACHMAWATI Kapolri Tito Karnavian didampingi gubernur NTB dan Panglima TNI saat Safari Ramadhan di Mataram.

MATARAM, KOMPAS.com â€" Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian menyoroti keamanan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan mengajak semua pihak untuk bersama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Di hadapan ratusan personel TNI dan Polri, dalam sambutannya seusai pelaksanaan tarawih di lapangan Markas Korem 162 Wira Bhakti, Rabu (30/5/2018) , Tito Karnavian mengatakan, kondisi di NTB relatif lebih aman, tetapi perlu diwaspadai mengingat beberapa kali terjadi peristiwa di NTB.

"Waktu tahun 2001 bom meledak di 11 kota di Indonesia, salah satunya adalah di Lombok, salah satunya, pelakunya sudah kita tangkap," kata Kapolri.

"Di Bima, beberapa kali kantor polisi diserang. Polisi di jalan dibunuh, ditembak. Ada di satu tempat bom meledak sendiri, betul gak? Artinya, potensi-potensi untuk gangguan keamanan itu ada. Belum lagi beberapa kali kasus keributan antarkampung. Ditanya di mana keributan, laporannya di NTB," lanjut Tito.

Baca juga: Wakapolri Serahkan Penanganan JAD dan JAT di Bima pada Polda NTB

Pada acara yang dihadiri Gubernur NTB Zainul Majdi atau Tuan Guri Bajang, Kapolda NTB Brigjen (Pol) Achmad Juri, dan jajaran Korem 162 Wirabahkti itu, Tito mengatakan, di zaman kapolda dijabat Brigjen (Pol) Umar Septono, selama setahun menjabat tak ada konflik yang terjadi.

"Saya kagum, ini bukan memuji orangnya ini, itu uang. Jika ada konflik, maka diturunkan pasukan. Selama 1 tahun, selama zamannya Pak Umar Septono, satu rupiah pun tak pernah dipakai. Karena apa, karena tidak ada konflik, uangnya dikembalikan lagi kepada negara," ungkap Kapolri disambut tepuk tangan anggota Polri dan TNI.

Bagi Tito, jika dikelola dengan baik, sebenarnya konflik antarkampung bisa ditekan. Kekerasan bisa ditangani dan diwaspadai.

"Ada jaringan-jaringan teroris ini juga kita harus waspadai. Kasus kasus terorisme di Poso, itu rata-rata ngimpornya dari Bima gitu. Nah ini perlu diwaspadai juga. Ini artinya persoalan, banyak yang tertangkap dari Bima, ada apa dengan Bima?" tanya Tito.

Baca juga: Hina Bupati Bima, Pria Berusia 51 Tahun Ditahan Polisi

Hal yang paling penting dan berharga, kata Kapolri, bukan hanya sumber daya alam yang melimpah dan cantik, tetapi juga rasa aman yang dibutuhk an seluruh umat manusia di dunia, termasuk di NTB.

Kompas TV Menurut warga, IB sehari-hari adalah warga yang aktif dalam kegiatan di lingkungan perumahan.



Berita Terkait

Wakapolri Serahkan Penanganan JAD dan JAT di Bima pada Polda NTB

Terkini Lainnya

Nilai Anggaran Pengadaan Pohon Plastik Masih Misteri

Nilai Anggaran Pengadaan Pohon Plastik Masih Misteri

Megapolitan 31/05/2018, 22:41 WIB Soal Pertemuan Jokowi dengan Peserta Kamisan, Istana Bantah karena Tahun Politik

Soal Pertemuan Jokowi dengan Peserta Kamisan, Istana Bantah karena Tahun Politik

Nasional 31/05/2018, 22:41 WIB Jawaban Jokowi Saat Ditanya Kapan Bertemu Amien Rais...

Jawaban Jokowi Saat Ditanya Kapan Bertemu Amien Rais...

Nasional 31/05/2018, 22:34 WIB Kapolri dan Panglima TNI Kagumi Keindahan Mandalika di Lombok Tengah

Kapolri dan Panglima TNI Kagumi Keindahan Mandalika di Lombok Tengah

Regional 31/05/2018, 22:33 WIB 'Kami Berbagi Telor, Bukan Teror'

"Kami Berbagi Telor, Bukan Teror"

Regional 31/05/2018, 22:18 WIB Pendukung ISIS Ini Akui Rencanakan Serang Putra Pangeran William

Pendukung ISIS Ini Akui Rencanakan Serang Putra Pangeran William

Internasional 31/05/2018, 22:17 WIB Jelang Arus Mudik, Puluhan Perlintasan Kereta Tanpa Penjaga Ditutup

Jelang Arus Mudik, Puluhan Perlintasan Kereta Tanpa Penjaga Ditutup

Regional 31/05/2018, 22:14 WIB Korban Kebakaran: Habis Semua Pak, Tinggal Baju Melekat di Badan yang Tersisa

Korban Kebakaran: Habis Semua Pak, Tinggal Baju Melekat di Badan yang Tersisa

Regional 31/05/2018, 22:11 WIB Jaksa Akan Ajukan Kasasi Ke MA atas Vonis Bebas Alfian Tanjung

Jaksa Akan Ajukan Kasasi Ke MA atas Vonis Bebas Alfian Tanjung

Megapolitan 31/05/2018, 22:00 WIB Mantan Perawat National Hospital Surabaya Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Mantan Perawat National Hospital Surabaya Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Regional 31/05/2018, 22:00 WIB Sekjen Gerindra Sebut Prabowo akan Kembali Bertemu Puan

Sekjen Gerindra Sebut Prabowo akan Kembali Bertemu Puan

Nasional 31/05/2018, 21:55 WIB Mantan Petinggi Mossad: Netanyahu Pernah Perintahkan Serangan Militer ke Iran

Mantan Petinggi Mossad: Netanyahu Pernah Perintahkan Serangan Militer ke Iran

Internasional 31/05/2018, 21:55 WIB Mendagri: Bung Karno Menggali Pancasila dari Kota Ende

Mendagri: Bung Karno Menggali Pancasila dari Kota Ende

Regional 31/05/2018, 21:51 WIB Polres Jaktim Musnahkan Ribuan Miras dan Narkoba, 200.000 Orang Terselamatkan

Polres Jaktim Musnahkan Ribuan Miras dan Narkoba, 200.000 Orang Terselamatkan

Megapolitan 31/05/2018, 21:49 WIB Kabupaten Gresik Kembali Raih Opini WTP dari BPK

Kabupaten Gresik Kembali Raih Opini WTP dari BPK

Regional 31/05/2018, 21:39 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 NTB

Tidak ada komentar