GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

NTB Harus Tata Regulasi Agar Sektor Pariwisata Tak 'Diserbu' Asing

NTB Harus Tata Regulasi Agar Sektor Pariwisata Tak 'Diserbu' Asing

HOME …

NTB Harus Tata Regulasi Agar Sektor Pariwisata Tak 'Diserbu' Asing

HOME PERISTIWA BISNIS NTB Harus Tata Regulasi Agar Sektor Pariwisata Tak 'Diserbu' Asing Kontributor Syahrain F.
26 Mei 2018, 19:17 WIB NTB Harus Tata Regulasi Agar Sektor Pariwisata Tak 'Diserbu' Asing Salah satu situs wisata alam di kota Mataram, NTB, Loang Baloq. FOTO: Dok. Dispar Mataram

RILIS.ID, Mataramâ€" Praktisi jasa konsultan nasional Peter Frans mengatakan, para pihak terkait di Nusa Tenggara Barat sudah harus mengantisipasi serbuan konsultan swasta asing seiring berkembangnya sektor pariwisata di provinsi tersebut.

"NTB harus antisipasi dini, jangan terlambat seperti Bali dan Jakarta," kata Peter Frans di sela seminar nasional bendungan besar yang digelar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), bekerja sama dengan Komite Nasional Indonesia untuk Bendungan Besar (KNI-BB), di Mataram, Sabtu (26/5/2018).
  • Waduh, Angka Kurang Gizi di NTB Masih Tinggi
  • Embung, Kearifan Lokal Petani Lombok
  • Rumah W arga Ahmadiyah Dirusak, Ini Kata TGB
Menurut mantan Ketua Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) DKI Jakarta ini, potensi masuknya konsultan asing harus diantisipasi dengan penataan regulasi. Pasalnya, pariwisata NTB yang terus berkembang akan menjadi daya tarik seperti yang terjadi di Bali. "NTB sedang membangun pariwisatanya, terutama di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Hotel-hotel sudah dibangun di kawasan itu, saya tidak tahu apa konsultannya orang asing atau dari dalam negeri," ujar Frans, didampingi Ketua Inkindo NTB H Hasmudin. Konsultan asing, lanjut dia, punya hak untuk masuk ke Indonesia yang sudah menandatangani perjanjian dengan "World Trade Organization" (WTO) atau organisasi internasional yang mengatur perdagangan internasional. Indonesia juga sudah menandatangani perjanjian perdagangan bebas dengan negara-negara anggota ASEAN. "Kita tidak memproteksi, asing boleh masuk selama punya sertifikat badan usaha dan mereka harus terdaftar sebagai anggota Inkindo. Begitu juga konsultan Indonesia bisa masuk ke negara lain asalkan sesuai regulasi," kata Frans yang berencana maju pada pemilihan Ketua Umum DPN Munas Inkindo, pada November 2018. Ketua Inkindo NTB Hasmudin juga berkeyakinan, masuknya konsultan asing ke NTB kemungkinan terjadi. Hal itu tidak lepas dari geliat pembangunan perhotelan dan infrastruktur lainnya yang menjadi peluang. "Sudah ada satu konsultan asing yang mendaftar, tapi kami arahkan harus daftar di Inkindo pusat karena aturannya begitu," katanya. Menurut dia, persaingan dengan konsultan asing tidak bisa dihindari dengan adanya perjanjian antarnegara. Oleh sebab itu, Dewan Pengurus Nasional (DPN) Inkindo harus jeli dalam memberikan pelayanan kepada konsultan asing yang akan masuk ke Indonesia. "Konsultan asing tidak mau ribet, mau pelaya nan cepat dan riil. Itu kita minta, dari pada melarang mereka masuk sangat sulit karena regulasi," ujar Hasmudin yang mengaku akan mendukung Peter Frans pada pemilihan Ketua Umum DPN Munas Inkindo pada November 2018.

Sumber: ANTARA


Bagaimana reaksi anda
dengan artikel ini? Suka 0% Sedih 0% Tidak suka 0% Tekejut 0% Bosen 0% Bingung 0% Marah 0% TOP BISNIS Bisnis Atasi Utang, Jokowi Diminta Potong Gaji Menteri seperti PM Malaysia Jumat, 2018/05/25 08.16 Bisnis Citilink Sudah Jual Tiket Pesawat dari BIJB Kertajati Jumat, 2018/05/25 03.13 Bisnis BPTP Jambi Sambut Hari Krida Pertanian ke-46 di Batanghari Jumat, 2018/05/25 11.01 Bisnis BPTP Balitbangkan Terus Distribusikan Bibit Tanaman Jumat, 2018/05/25 10.52 Bisnis Ini Jurus Sri Mulyani Atasi Pelemahan Rupiah Sabtu, 2018/05/26 17.52 Terkini Daerah Festival Embung Ramadan, Upaya Mengangkat Perekonomian Desa Minggu, 2018/05/27 01.09 Bisnis ​BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Klaim Jaminan Kematian Petani Indramayu Minggu, 2018/05/27 01.05 Nasional Masa Depan Ekonomi Aman, Ini Penyebabnya Minggu, 2018/05/27 00.07 Dunia Ramadhan, IHH Distribusi Bantuan ke Keluarga Palestina Korban Aksi Sabtu, 2018/05/26 23.51 Bisnis Kepala BBSDLP Ajak Petani Tolitoli Maksimalkan Alsintan Sabtu, 2018/05/26 23.12 POPULER 1 Survei Menangkan Prabowo, Ini Reaksi Golkar 2 PDIP Tak Gentar Hadapi Koalisi SBY-Prabowo 3 Kinerja Tito Karnavian di Polri Terus Mendapat Dukungan 4 Survei IDM Unggulkan Prabowo, Nasdem: Beda Sendiri ya 5 Foto Bareng Sang Putri, Kajol seperti Bawa Kembaran
Sumber: Google News | Berita 24 NTB

Tidak ada komentar