GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Prodi Sosiologi Unhas Kirim Tujuh Wakil di APSSI

Prodi Sosiologi Unhas Kirim Tujuh Wakil di APSSI

Prodi Sosiologi Unhas Kirim Tujuh Wakil di APSSI Prodi Sosiologi Unhas Makassar kembali mengikuti Kongres III Asosiasi Program Studi Sosiologi Indonesia (APSSI)Minggu, 6 Mei 2018 …

Prodi Sosiologi Unhas Kirim Tujuh Wakil di APSSI

Prodi Sosiologi Unhas Kirim Tujuh Wakil di APSSI

Prodi Sosiologi Unhas Makassar kembali mengikuti Kongres III Asosiasi Program Studi Sosiologi Indonesia (APSSI)

Prodi Sosiologi Unhas Kirim Tujuh Wakil di APSSIHANDOVERWakil Dekan III Fisip Unhas Makassar Dr Rahmat Muhammad dan Muhammad Yahya dosen sosiologi Pascasarjana UNM.

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR- Program studi (prodi) Sosiologi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, kembali mengikuti Kongres III Asosiasi Program Studi Sosiologi Indonesia (APSSI), di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Senin-Jumat (7-11/5/2018).

Prodi sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP ) Unhas Makassar, mengirimkan tujuh peserta ke Kongres.

Demikian disampaikan Wakil Dekan III Fisip Unhas Makassar, Dr Rahmat Muhammad kepada tribuntimur.com, Minggu (6/5/2018).

Mereka adalah Ansar Arifin, M Ramli AT, Suparman, Sultan, Sawedi Muhammad, Ria Renita Abbad dan Rahmat Muhammad.

Kongres I APSSI digelar di Pekanbaru 19-20 Pebruari 2012 dan Kongres II, digelar di Manado, 20 Mei 2015.

Pelaksanaan kongres juga dirangkaikan dengan Konferensi Sosiologi VII dengan mengusung tema, Tantangan Kebinnekaan di Era Digital, tegas mantan Sekjur S1 Sosiologi Fisip Unhas ini.

Selama berlangsung konferensi rencana tampil jadi nara sumber; Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani. Menteri Informasi dan Informatika, Rudiantara serta Gubernur NTB, Dr TGH Muhammad Zainul Majdi.

Nara sumber lainnya, Din Syamsuddin (Utusan Khusus Presiden untuk dialog dan kerjasama antar agama dan Peradaban). Ali Ghufran Mukti (Kemenristekdikti RI).

Beberapa sub tema lainya jadi agenda pembicaraan konferensi di antaranya; Tantangan Kebinnekaan di Aras Demokrasi Lokal, Manajemen Konflik dalam Kebinnekaan.

Pendidikan Kebinnekaan di Era Digital, Kearifan Lokal dalam Mengelola Kebinnekaan, Peran Media dalam Merawat Kebinnekaan.

Perubahan Relasi Gender dan Seksualitas di Era Digital, Tantangan Relasi Keberagamaan di Era Digital. Tantangan Etika dan Moralitas Politik di Era Digital, tandasnya.

Peserta kongres dan konfrensi berasal dari utusan prodi sosiologi di seluruh Indonesia entah dari PTN dan PTS, tegas salah seorang Dosen Dipekerjakana Kopertis (DKP) di FKIP Unismuh Makassar ini.(*)

Penulis: Munawwarah Ahmad Editor: Anita Kusuma Wardana Ikuti kami di Video Wanita Pakai Hotpants Diadang Warga di Sleman Viral, Camat Beri Penjelasan soal Busana Sumber: Google News | Berita 24 NTB

Tidak ada komentar