www.AlvinAdam.com

Berita 24 Nusa Tenggaran Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

21 Calon TKW Asal Nusa Tenggara Barat Dibebaskan

Posted by On 01.24

21 Calon TKW Asal Nusa Tenggara Barat Dibebaskan

POJOKJABAR.com, BEKASI â€" Sebanyak 21 orang perempuan asal Nusa Tenggara Barat (NTB) hampir menjadi korban perdagangan orang. Mereka ditemukan di penampungan PT WJ yang berada di Jalan Raya Hankam, Gang Gantong, RT 05/05, Jatimurni, Pondokmelati, Rabu (24/4/2018).

Puluhan perempuan itu dijanjikan untuk diberangkatkan dan dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga di Brunei Darussalam, Taiwan dan Malaysia oleh perusahaan tersebut.

Kesepakatan dengan perusahaan, pendapatan perempuan itu akan dipotong selama enam bulan jika mereka benar-benar diberangkatkan dan menerima kerja sebagai PRT.

Awal mula keberadaan puluhan perempuan itu diketahui atas informasi dari masyarakat. Kemudian, polisi melakukan penyelidikan atas legalitas perusahaan yang bergerak di bidang perekrutan Tenaga Kerja Indonesia itu.

“Setelah itu kami lakukan penyelidikan, ternyata memang betul di sana korbannya ada sekitar 21 orang,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Jairus Saragih, Rabu (25/4/2018).
Selain mengamankan para korban, polisi juga mendapatkan stempel palsu atas nama sejumlah instansi di lokasi tersebut. “PT-nya ilegal,” tegasnya.

Polisi kemudian menangkap pemilik dan penyalur PT WJ, ES. Ia diduga melakukan perdagangan orang dan memindahtangankan surat izin perekrutan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Kepada penyidik, ES mengaku sudah perusahaannya sudah memberangkatkan 60 orang menjadi PRT. “Tapi kita tidak percaya begitu saja, kita cari data-data di PT saja, sama di negara-negara itu sesuai dengan data-data dan fakta-fakta,” tuturnya.

EJ terancam dijerat Pasal 2 dan atau Pasal 4 UU Nomor 21 tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang dan atau pasal 85 huruf c dan d juncto Pasal 71 huruf C dan Pasal 86 huruf C juncto Pasal 72 huruf C UU No 18 tahun ini 2017 tahun Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dengan ancaman hukuman 3 sampai 15 tahun penjara.

(neo/pojokjabar)


Sumber: Google News | Berita 24 NTB

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »