www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Gubernur NTT Berharap Ada Penerbangan Darwin-Dili-Kupang ...

Posted by On 07.43

Gubernur NTT Berharap Ada Penerbangan Darwin-Dili-Kupang ...

Turis asing sedang duduk di Restoran Paradise Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Minggu (27/8/2017) untuk menunggu matahari terbenam di ujung barat Pulau Flores. KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Turis asing sedang duduk di Restoran Paradise Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Minggu (27/8/2017) untuk menunggu matahari terbenam di ujung barat Pulau Flores.

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya mendorong pemerintah Australia dan Timor Leste, agar segera membuka penerbangan dari wilayah dua negara itu ke NTT.

Penegasan itu disampaikan Frans, dalam kegiatan The Senior Official Meeting of The Trilateral Economic Cooperation Indonesia-Timor Leste-Australia, di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Kamis (12/4/2018).

Baca juga : Tiga Negara Bahas Kerja Sama Pariwisata di Labuan Bajo

Menurut Frans, konektivitas udara menjadi isu yang sangat penting, untuk mendukung pariwisata di NTT, sehingga akses penerbangan perlu dibuka.

Gubernur NTT Frans Lebu Raya membuka kegiatan The Senior Official Meeting of The Trilateral Economic Cooperation Indonesia-Timor Leste-Australia, di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Kamis (12/4/2018).KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE Gubernur NTT Frans Lebu Raya membuka kegiatan The Senior Official Meeting of The Trilateral Economic Cooperation Indonesia-Timor Leste-Australia, di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Kamis (12/4/2018)."Saya minta dukungan dari Mr Jeremy (Delega si Australia) dan Mr Joao (Delegasi Timor Leste), supaya kita sama-sama mendorong dibukanya penerbangan dari Darwin-Dili-Kupang-Labuan Bajo, maupun sebaliknya," kata Frans.

Baca juga : Selain Komodo, Ada 5 Destinasi Wisata di Sekitar Labuan Bajo

Frans meyakini, dengan dibukanya penerbangan antara tiga negara itu, maka akan sektor pariwisata di NTT berkembang pesat.

Selain itu, akan ada kunjungan yang sangat intens antara warga tiga negara tersebut, yang tentunya akan mempererat hubungan antara tiga negara bertetangga itu.

Pasola, tradisi perang-perangan dengan menunggang kuda sambil menyerang lawan dengan lembing di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. BARRY KUSUMA Pasola, tradisi perang-perangan dengan menunggang kuda sambil menyerang lawan dengan lembing di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. "Kalau penerbangan Kupang ke Di li (Timor Leste) sudah mulai dibuka. Dan kita berharap hal ini segera berkembang dan bisa terealisasi, penerbangan dari Kupang-Dili-Darwin," ucapnya.

Baca juga : Menikmati Kopi Flores di Kafe La Bajo Labuan Bajo

Saat ini, lanjut Frans, maskapai penerbangan Sriwijaya, telah menjajaki untuk penerbangan Kupang ke Darwin, sehingga memohon dukungan dari delegasi Australia untuk bisa mempermudah proses itu.

"Untuk pertama kalinya, saya mengusulkan secara cepat, adanya penebangan pesawar carter dari Darwin ke Kupang atau Darwin ke Labuan Bajo, seminggu dua kali atau seminggu bisa tiga kali," tuturnya.

Para wisatawan saat melihat matahari tebit di Puncak Danau Kelimutu, NTT.SANDRO GATRA/KOMPAS.com Para wisatawan saat melihat matahari tebit di Puncak Danau Kelimutu, NTT.Usulan itu, menurut Frans, untuk memotivasi dan menyemangati pene rbangan-penerbangan lain supaya mereka bisa lebih reguler melakukan penerbangan dari negeri Kanguru tersebut ke NTT.

Selain mendorong pembukaan penerbangan antara tiga negara, Gubernur NTT juga mengusulkan agar diberikan bebas visa untuk masuk ke Timor Leste dan Australia.

"Dengan begitu, kita akan lebih mudah berkomunikasi satu dengan lainnya, untuk bisa membangun kerja sama dengan baik secara produktif dan bermanfaat bagi tiga negara," kata Frans Lebu Raya.


Berita Terkait

Labuan Bajo Disiapkan Jadi Pintu Masuk Wisatawan ke NTT

Bercerminlah di Goa Watu Cermin Labuan Bajo

Tips Berwisata ke Goa Batu Cermin di Labuan Bajo

Asyik, Sekarang Batik Air Ada Penerbangan Langsung ke Labuan Bajo

Terkini Lainnya

Kulon Progo Kembangkan Suvenir Khas Penari Angguk

Kulon Progo Kembangkan Suvenir Khas Penari Angguk

News 14/04/2018, 19:31 WIB Ayam Kesrut dari Banyuwangi, Bumbu Sederhana Rasa Istimewa

Ayam Kesrut dari Banyuwangi, Bumbu Sederhana Rasa Istimewa

Food Story 14/04/2018, 17:28 WIB Tips Berkunjung ke Festival Jajanan Bango 2018

Tips Berkunjung ke Festival Jajanan Bango 2018

Travel Tips 14/04/2018, 16:10 WIB Catat! Inilah Tren Traveling Milenial Tahun 2018

Catat! Inilah Tren Traveling Milenial Tahun 2018

Travel Tips 14/04/2018, 15:01 WIB Apa Saja Kuliner Lezat yang Ada di Festival Jajanan Bango 2018?

Apa Saja Kuliner Lezat yang Ada di Festival Jajanan Bango 2018?

Food Story 14/04/2018, 14:03 WIB Sambut HUT Ke-35, Tokyo Disneyland Gelar Parade Berbagai Tokoh Disney

Sambut HUT Ke-35, Tokyo Disneyland G elar Parade Berbagai Tokoh Disney

Travel Story 14/04/2018, 13:20 WIB Festival Jajanan Bango 2018 Dibuka di Jakarta, Simak Petunjuk Arahnya

Festival Jajanan Bango 2018 Dibuka di Jakarta, Simak Petunjuk Arahnya

Food Story 14/04/2018, 12:17 WIB Pariwisata Kepulauan Sula Tak Kalah dengan Daerah Lain di Indonesia

Pariwisata Kepulauan Sula Tak Kalah dengan Daerah Lain di Indonesia

News 14/04/2018, 11:07 WIB 3 Kebun “Strawberry Picking” Terbaik di Kumamoto Jepang

3 Kebun “Strawberry Picking” Terbaik di Kumamoto Je pang

Jepang Terkini 14/04/2018, 10:39 WIB Baru 22 Tahun, Benny Sudah Jadi Pengusaha Tempe di Bali

Baru 22 Tahun, Benny Sudah Jadi Pengusaha Tempe di Bali

Food Story 14/04/2018, 09:03 WIB Pemkab Kulon Progo Dorong Pertumbuhan Perajin Cendera Mata

Pemkab Kulon Progo Dorong Pertumbuhan Perajin Cendera Mata

News 14/04/2018, 07:32 WIB 3 Destinasi Domestik Favorit Milenial Tahun 2018

3 Destinasi Domestik Favorit Milenial Tahun 2018

News 13/04/2018, 21:34 WIB Akhir Pekan Ini, Yuk Berburu Aneka Tiket Wisata di Dwidayatour Carnival

Akhir Pekan Ini, Yuk Berburu Aneka Tiket Wisata di Dwidayatour Carnival

News 13/04/2018, 20:35 WIB Goa Rancang Kencana, Saksi Bisu Peradaban Manusia di Gunungkidul

Goa Rancang Kencana, Saksi Bisu Peradaban Manusia di Gunungkidul

Travel Story 13/04/2018, 19:35 WIB Yuk 'Mendem Duren' di Balai Kota Malang

Yuk "Mendem Duren" di Balai Kota Malang

Food Story 13/04/2018, 18:24 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 NTT

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »