www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Indonesia-Timor Leste-Australia Sepakat Promosi Pariwisata Bersama

Posted by On 04.37

Indonesia-Timor Leste-Australia Sepakat Promosi Pariwisata Bersama

Wisatawan asing dan Nusantara diharuskan memakai life jacket selama berwisata dengan menggunakan kapal rakyat selama ke Pulau Komodo dan Rinca di Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Rabu (22/3/2017).ARSIP SYAHBANDAR LABUAN BAJO Wisatawan asing dan Nusantara diharuskan memakai life jacket selama berwisata dengan menggunakan kapal rakyat selama ke Pulau Komodo dan Rinca di Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Rabu (22/3/2017).

LABUAN, KOMPAS.com - Pertemuan delegasi dari tiga negara yakni Indonesia, Timor Leste dan Australia, yang digelar di Hotel Jayakarta, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) bers epakat untuk berkerja sama dalam sejumlah bidang.

Dalam kegiatan yang bertajuk The Senior Official Meeting of The Trilateral Economic Cooperation Indonesia-Timor Leste-Australia, yang digelar 11-13 April 2018, membahas tentang ekonomi, pariwisata, peternakan, perikanan, pendidikan dan kesehatan.

Baca juga : Meski Dekat Australia, Namun Turis Jerman Paling Banyak ke NTT

Delegasi Australia dipimpin oleh Jeremy Bruer, selaku Assistant Secretary Southeast Asia Maritime Branch, Department of Foreign Affairs and Trade. Sedangkan delegasi Timor Leste dipimpin oleh Joao Mendes Goncalves dan delegasi Indonesia dipimpin oleh Bobby C Siagian.

Satu bidang yang dibahas khusus dan akhirnya ditindaklanjuti dalam bentuk kesepakatan bersama oleh para delegasi adalah sektor pariwisata.

Para peserta lomba dansa menunjukkan kebolehannya di depan kantor Bu   pati Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (24/11/2017).KOMPAS.COM/SIGIRANUS MARUTHO BERE Para peserta lomba dansa menunjukkan kebolehannya di depan kantor Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (24/11/2017).Kepala Dinas Pariwisata NTT Marius Ardu Jelamu yang ikut dalam pertemuan itu, menyampaikan sejumlah potensi daerah yang ada di NTT.

Marius menjelaskan sejumlah obyek wisata di NTT yang sudah mendunia, seperti Pulau Komodo, Danau Tiga Warna Kelimutu, Pulau Sumba, Pulau Timor, Alor, Rote Ndao dan wisata perbatasan.

Baca juga : Meriah! Ratusan Pasangan Asal NTT dan Timor Leste Ikut Lomba Dansa

Usai pertemuan itu, Marius kepada sejumlah wartawan menjelaskan, tiga negara tersebut telah membuat MoU terkait dengan pengembangan pariwisata di tiga negara yang bertetangga itu.

"Indonesia, Timor Leste dan Australia sepakat untuk melakukan promosi pariwisata bersama sehingga ini adalah hal yang l uar biasa," kata Marius.

Desa Adat Wae Rebo di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Untuk mencapai desa itu tidak mudah, wisatawan harus mendaki sejauh 7 km selama kurang lebih 4 jam.ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA Desa Adat Wae Rebo di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Untuk mencapai desa itu tidak mudah, wisatawan harus mendaki sejauh 7 km selama kurang lebih 4 jam.Menurut Marius, akan ada pula kerja sama untuk mendatangkan kapal pesiar dari Australia ke Timor Leste dan Indonesia khususnya NTT.

Para wisatawan internasional, lanjut Marius, yang masuk melalui Darwin (Australia) menggunakan kapal pesiar akan dibawa ke Dili (Timor Leste) dan NTT.

Baca juga : Ke Taman Nasional Komodo, Pilih Menginap di Hotel atau Kapal?

Pemerintah Timor Leste, juga siap mengikuti festival seni dan budaya di wilayah NTT, khususnya wilayah perbatasan seperti festival Likurai dan musik perbatasan serta, Tour di Timor dan Tour de Flores.

"Kita akan menyusun paket tournya ke Darwin, Australia dan Timor Leste. Ini tentu teman-teman Asita di Indonesia, Timor Leste dan Australia semua akan terkoneksi dalam kerja sama ini, untuk marketing dan promosi pariwisata kita," katanya.

Pasola di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. KOMPAS/LUCKY PRANSISKA Pasola di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Marius menjelaskan, delegasi Australia dan Timor Leste, setelah selesai pertemuan itu, akan menggelar pertemuan lanjutan untuk menggandeng pihak swasta guna menindaklanjuti kerja sama tersebut.

"Jadi, kerja sama bukan hanya antara pemerintah, tapi juga antara pelaku bisnis hingga masyarakat," ucapnya.

Untuk mendukung kerja sama itu, menurut Marius, saat ini pembangunan pelabuhan khusus untuk kapal pesia r di Labuan Bajo telah dipercepat dan targetnya pada bulan September 2018 sudah rampung.

Wisatawan di Kampung adat Mbaru Gendang Ruteng Puu, Kecamatan Langke Ruteng, Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur salah satu kampung tertua di wilayah Flores Barat. KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Wisatawan di Kampung adat Mbaru Gendang Ruteng Puu, Kecamatan Langke Ruteng, Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur salah satu kampung tertua di wilayah Flores Barat. Di samping itu, sambung Marius, pihaknya juga mendorong pemerintah Australia, agar membuka slot penerbangan dari Darwin ke Kupang maupun Labuan Bajo.

"Ini sesuatu yang positif dan pemerintah Australia dan Timor Leste sangat mendukung kerja sama ini," ucapnya.

Sementara itu Direktur Kerja Sama Ekonomi Asia Kementerian Koordinator Perekonomian Bobby C Siagian mengatakan, untuk mendukung pengembangan par iwisata, pihaknya mendorong pembukaan penerbangan dari Australia ke NTT.

Tugu Kota Kalabahi, Alor, yang dikenal sebagai Bumi KenariARSIP KOMPAS TV Tugu Kota Kalabahi, Alor, yang dikenal sebagai Bumi KenariPihaknya juga, lanjut Bobby, akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, agar status Bandara Komodo lebih ditingkatkan.

"Kalau pelabuhan laut di Labuan Bajo statusnya sudah internasional, sedangkan Bandara Komodo masih domestik, sehingga perlu ditingkatkan menjadi bandara internasional," tambah Bobby.


Berita Terkait

8 Fakta Seputar Komodo, Hewan Purba yang Hanya Ada di Indonesia

Berapa Kisaran Harga Liburan ke TN Komodo?

Bolehkah Perempuan yang Sedang Menstruasi Mengunjungi Habitat Komodo?

Manatika, Taekwondo Tradisional Asal Timor Tengah Utara

Terkini Lainnya

Liburan ke Kepulauan Sula, Jangan Lupa Beli Oleh-oleh Batik

Liburan ke Kepulauan Sula, Jangan Lupa Beli Oleh-oleh Batik

Travel Story 17/04/2018, 18:20 WIB Geopark Ciletuh Dapat Pengakuan UNESCO Global Geopark

Geopark Ciletuh Dapat Pengakuan UNESCO Global Geopa rk

News 17/04/2018, 17:20 WIB Rinjani Akan Semakin Mendunia Setelah Jadi Geopark

Rinjani Akan Semakin Mendunia Setelah Jadi Geopark

News 17/04/2018, 16:30 WIB Tamu Kapal Pesiar Bakal Diajak Wisata keTaman Mini Indonesia Indah

Tamu Kapal Pesiar Bakal Diajak Wisata keTaman Mini Indonesia Indah

News 17/04/2018, 15:33 WIB Catat! Ini Promo Diskon Hari Kartini untuk Kuliner

Catat! Ini Promo Diskon Hari Kartini untuk Kuliner

Food Story 17/04/2018, 13:11 WIB Puteri Indonesia Kagumi Batik Khas Kepulauan Sula

Puteri Indonesia Kagumi Batik Khas Kepulauan Sula

News 17/04/2018, 12:40 WIB Jadi Destinasi Kapal Pesiar, Sabang Siap Saingi Langkawi dan Phuket

Jadi Destinasi Kapal Pesiar, Sabang Siap Saingi Langkawi dan Phuket

News 17/04/2018, 11:15 WIB Mau Nikmati Sensasi Waterboom Alami? Coba ke Tana Toraja

Mau Nikmati Sensasi Waterboom Alami? Coba ke Tana Toraja

Travel Story 17/04/2018, 10:32 WIB Selain KA Tambahan, KA Fakultatif Disediakan Saat Lebaran

Selain KA Tambahan, KA Fakultatif Disediakan Saat Lebaran

News 17/04/2018, 09:44 WIB Liburan ke Jepang Bersama Anak, Kunjungi Museum Anpanman di Kobe

Liburan ke Jepang Bersama Anak, Kunjungi Museum Anpanman di Kobe

Jepang Terkini 17/04/2018, 09:07 WIB H.I.S Travel Indonesia Mulai Fokus di Destinasi Wisata Eropa

H.I.S Travel Indonesia Mulai Fokus di Destinasi Wisata Eropa

News 17/04/2018, 08:16 WIB Berita Foto: Kemeriahan Suasana Ulang Tahun Ke-3   5 Tokyo Disneyland

Berita Foto: Kemeriahan Suasana Ulang Tahun Ke-35 Tokyo Disneyland

Travel Story 17/04/2018, 07:12 WIB Indonesia-Timor Leste-Australia Sepakat Promosi Pariwisata Bersama

Indonesia-Timor Leste-Australia Sepakat Promosi Pariwisata Bersama

News 17/04/2018, 06:17 WIB Penari Bali Muncul di Kereta Bawah Tanah Venezuela

Penari Bali Muncul di Kereta Bawah Tanah Venezuela

News 17/04/2018, 06:00 WIB Ini Keistimewaan Sabang dalam Dunia Pelayaran

Ini Keistimewaan Sabang dalam Dunia Pelayaran News 16/04/2018, 22:16 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 NTB

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »