www.AlvinAdam.com

Berita 24 Nusa Tenggaran Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Balon Udara Ancam Keselamatan Penerbangan

Posted by On 06.49

Balon Udara Ancam Keselamatan Penerbangan

Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDI Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.


KOMPAS.com - Balon udara berukuran besar tanpa awak yang dilepaskan ke angkasa sangat mengganggu keselamatan penerbangan.

Apabila balon tersebut bertubrukan dengan pesawat yang sedang melaju, akibatnya akan sangat serius.

Balon udara yang mengenai mesin pesawat berpotensi untuk terbakar. Sedangkan, balon udara yang mengenai kokpit bakal menghalangi penglihatan pilot.

Sementara, balon udara yang mengenai dan menutupi pipa pitot dapat membuat sistem pesawat kacau.

(Baca: Indonesia Peringkat 55 Keselamatan Penerbangan se-Dunia)

Berbagai peristiwa akibat pelepasan balon udara tanpa awak tersebut bisa menyebabkan kecelakaan penerbangan.

Spot balon udara di Kampung Talunkacang, Kandri, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (16/12/2017). TRIBUN JATENG/LIKE ADELIA Spot balon udara di Kampung Talunkacang, Kandri, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (16/12/2017).

Sayangnya, masih banyak masyarakat di berbagai daerah yang menerbangkan balon tersebut dengan berbagai alasan budaya.

Pada hari raya Idul Fitri, warga di berbagai daerah seperti Ponorogo, Wonosobo, Pekalongan, Magelang, Madiun, Banyuwangi, Jombang, Trenggalek mempunyai tradisi menaikkan balon udara.

Tidak hanya itu saja, balon udara juga sering diterbangkan masyarakat pada saat menyambut atau memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia, hari jadi kabupat en/kota, dan panen hasil pertanian.

Masyarakat memaknai naiknya balon sama dengan naiknya kebaikan. Hilangnya balon sama dengan hilangnya keburukan. Acara itu juga sebagai ajang silaturahim antar-kampung.

(Baca: Syawalan Tanpa Balon Udara)

Kantor Otoritas Bandar Udara (KOBU) Wilayah III Surabaya bersama dengan AirNav Indonesia serta Pemda, Polres dan organisasi kemasyarakatan daerah setempat pada Minggu (29/4/2018) menggelar sosialisasi di lapangan Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman tentang dampak penerbangan balon udara tanpa awak terhadap kegiatan penerbangan pesawat udara serta peraturan yang mengaturnya.

Wakapolres Ponorogo, Kompol Suharsono, mengatakan kepolisian mengapresiasi sosialisasi balon udara ini.

Dengan demikian, masyarakat semakin tahu bahayanya menerbangkan balon udara dan juga memahami bahwa penerbangan balon itu bisa d ipidana.

"Saya berharap peserta yang ikut sosialisasi juga menyebarluaskannya ke saudara dan masyarakat lainnya. Nantinya, pelepasan balon udara akan dikendalikan dan dibuat festival yang dilombakan. Semoga hal ini didengar oleh seluruh masyarakat Indonesia," ujarnya.

(Baca: Menhub: Balon Udara Bahayakan Penerbangan)

Kabid Pelayanan dan Pengoperasian Bandar Udara KOBU Wilayah III, Surabaya, Hasanuddin, mengatakan tradisi pelepasan balon udara itu tidak akan dilarang.

Acara tersebut akan diatur agar tidak mengganggu penerbangan. Misalnya, balon nantinya tidak akan dilepas bebas, tapi akan diberi tali dan ditambatkan hingga ketinggian tertentu yang tidak mengganggu penerbangan.

"Sebagai tradisi tentunya kegiatan tersebut tidak dilarang. Tetapi tradisi seharusnya juga jangan merugikan orang lain. Ke depannya harus ada kreativitas dalam soal pembuatan dan pelepasan balon udara ini sehingga tidak memberik an efek negatif pada orang lain," katanya.

Berdasarkan pengalaman, terdapat banyak laporan dari para penerbang bahwa balon udara mencapai ketinggian jelajah pesawat udara dan terlihat oleh para penerbang pada ketinggian tersebut.

Penumpang pesawat setibanya di Bandar Udara Sultan Muhammad Kaharuddin III Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDI Penumpang pesawat setibanya di Bandar Udara Sultan Muhammad Kaharuddin III Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Di samping itu, lalu lintas penerbangan di atas Pulau Jawa amat sangat padat karena dilalui oleh ratusan pesawat udara setiap harinya

Karakteristik balon udara yang diterbangkan oleh masyarakat di antaranya merupakan balon udara bebas tanpa awak yang tidak bisa dikendalikan.

Besar balon mencapai 5 sampai 10 meter, bahkan lebih. Materialnya dari plastik, kertas minyak, terkadang dilengkapi de ngan tungku yang terbuat dari kaleng, dan ada pula yang dilengkapi petasan.

Balon ini mempunyai durasi terbang hingga 10 Jam. Umumnya, balon diluncurkan pagi hari sekira pukul 05.00 hingga 08.00 WIB.

Balon udara bisa terbang hingga ketinggian Flight Level 350. Peluncurannya tanpa ijin sehingga keberadaannya tidak diketahui dan tidak terdeteksi oleh radar ATC.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
  • Keselamatan Keamanan Penerbangan

Berita Terkait

Meteorologi, Penunjang Keselamatan Penerbangan

Nyepi, Pelayanan Penerbangan Harus Tetap Maksimal

Indonesia Optimistis Lulus Evaluasi Sektor Penerbangan dari Uni Eropa

Terkini Lainnya

PT KAI Jamin Semua Jalur Kereta Aman selama Mudik Lebaran

PT KAI Jamin Semua Jalur Kereta Aman selama Mudik Lebaran

Makro 01/05/2018, 20:46 WIB Meski Ada Revisi, Menhub Tetap Rekomendasikan Ada Tambahan Libur Lebaran

Meski Ada Revisi, Menhub Tetap Rekomendasikan Ada Tambahan Libur Lebaran

Makro 01/05/2018, 20:16 WIB Kemenhub Siapkan Mudik Gratis via Laut untuk 33.000 Orang

Kemenhub Siapkan Mudik Gratis via Laut untuk 33.000 Orang

Makro 01/05/2018, 20:05 WIB Menhub Ingin Kapal Navigasi Berstandar Kualitas Internasional

Menhub Ingin Kapal Navigasi Berstandar Kualitas Internasional

Bisnis 01/05/2018, 19:39 WIB Pemerintah Fokus pada Mega Proyek dan Investasi di Jawa

Pemerintah Fokus pada Mega Proyek dan Investasi di Jawa

Makro 01/05/2018, 18:48 WIB Ada 2.050 Tiket Mudik Gratis Jakarta-Surabaya dari    Pelni, Ini Cara Daftarnya

Ada 2.050 Tiket Mudik Gratis Jakarta-Surabaya dari Pelni, Ini Cara Daftarnya

Makro 01/05/2018, 17:13 WIB Indonesia Pertahankan Tingkat Keselamatan Penerbangan

Indonesia Pertahankan Tingkat Keselamatan Penerbangan

Makro 01/05/2018, 17:01 WIB Gunung Agung Kembali Erupsi, Kemenhub Pastikan Penerbangan Masih Aman

Gunung Agung Kembali Erupsi, Kemenhub Pastikan Penerbangan Masih Aman

Makro 01/05/2018, 16:22 WIB April 2018, Jumlah Bank Sistemik Bertambah Jadi 15 Perusahaan

April 20 18, Jumlah Bank Sistemik Bertambah Jadi 15 Perusahaan

Keuangan 01/05/2018, 16:19 WIB Balon Udara Ancam Keselamatan Penerbangan

Balon Udara Ancam Keselamatan Penerbangan

Rilis 01/05/2018, 16:06 WIB Kemenkeu Kembali Tunjuk JP Morgan Chase Bank sebagai Dealer Utama SUN

Kemenkeu Kembali Tunjuk JP Morgan Chase Bank sebagai Dealer Utama SUN

Makro 01/05/2018, 15:53 WIB OJK: Industri Perbankan Aman di Tengah Pelemahan Rupiah

OJK: Industri Perbankan Aman di Tengah Pelemahan Rupiah

Keuangan 01/0 5/2018, 15:44 WIB Reformasi Perizinan dan Ekonomi Belum Puaskan Investor

Reformasi Perizinan dan Ekonomi Belum Puaskan Investor

Makro 01/05/2018, 15:13 WIB PGN Pasok Gas Bumi ke Pembangkit Listrik Muara Karang

PGN Pasok Gas Bumi ke Pembangkit Listrik Muara Karang

Makro 01/05/2018, 14:41 WIB Waspadai E-mail Gangguan Sistem Informasi Pajak, Diduga 'Phising'!

Waspadai E-mail Gangguan Sistem Informasi Pajak, Diduga "Phising"!

Makro 01/05/2018, 14:39 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 NTB

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »