www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ini Penyebab Pertumbuhan Ekonomi NTB Sampai Terendah se ...

Posted by On 00.18

Ini Penyebab Pertumbuhan Ekonomi NTB Sampai Terendah se ...

kicknews.today â€" Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Barat merilis pertumbuhan ekonomi provinsi itu pada triwulan I 2018 paling rendah se-Indonesia karena tumbuh negatif 6,10 persen dibanding tiga bulan sebelumnya (q to q).

Pertumbuhan ekonomi NTB pada triwulan I/2018 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya juga tumbuh negatif 0,33 persen (y on y), kata Kepala BPS NTB Hj Endang Tri Wahyuningsih, di Mataram, Selasa (8/5).

Ia mengatakan penyebab utama negatifnya pertumbuhan ekonomi NTB tersebut adalah penurunan ekspor konsentrat tembaga seiring dengan penurunan produksi konsentrat tembaga oleh perusahaan tambang di Pulau Sumbawa.

Baca Juga

Kantor Bursa Efek Indonesia Hadir di NTB, berikut tujuannya…

BPS: Triwulan III Ekonomi NTB Tumbuh 4,09 Persen

Rektor UIN Mataram Sebut Jokowi sebagai Pembangun Pondasi Ekonomi NTB

Ketika BPS Rilis Kenaikan Angka Kemiskinan, Malah Disalahkan Pemprov

Laju pertumbuhan sektor pertambangan dan penggalian pada triwulan I/2018 sebesar minus 27,41 persen dibanding triwulan IV/2017 ( q to q), dan minus 20-19 persen dibanding triwulan I/2017 (y on y).

Selain pertambangan dan penggalian, kata Endang, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan juga mengalami kontraksi sebesar minus 0,14 persen (y on y).

“Kontribusi sektor pertanian pada triwulan I/2018 sedikit melemah dibandingkan periode sama tahun sebelumnya karena musim panen padi terjadi pada April. Berbeda tahun sebelumnya pada Maret,” ujarnya.

Endang mengatakan pertumbuhan ekonomi NTB tanpa sektor pertambangan pada triwulan I/2018 juga tumbuh negatif s ebesar minus 1,11 persen dibandingkan triwulan sebelumnya (q to q).

Namun jika dibandingkan triwulan I/2017 mengalami pertumbuhan positif sebesar 4,34 persen.

Sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi pada triwulan I/2018 adalah sektor perdagangan sebesar 0,86 persen, transportasi 0,46 persen dan jasa keuangan 0,40 persen.

“Pertumbuhan negatif lapangan usaha pertambangan dan penggalian menjadi sumber kontraksi sebesar -3,88 persen,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTB Achris Sarwani, mengatakan ekonomi NTB masih tergolong kuat karena sektor nontambang pertumbuhannya cukup bagus, seperti pertanian, perdagangan, konstruksi dan pariwisata.

“Intinya struktur kualitas ekonomi NTB sudah bagus. Tinggal yang perlu digenjot adalah sektor industri, terutama yang berkaitan dengan olahan hasil pertanian untuk nciptakan nilai tambah dan penyerapan tenaga kerja,” katanya. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Sumber: < a href=https://kicknews.today/2018/05/08/ini-penyebab-pertumbuhan-ekonomi-ntb-sampai-terendah-se-indonesia/ target="blank">Google News | Berita 24 NTB

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »