www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Wujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia, TNI AL Bangun ...

Posted by On 04.47

Wujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia, TNI AL Bangun ...

Merahputih.com - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi meresmikan monumen bahari yang dibangun di Taman Malomba, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

"Mudah-mudahan monumen bahari ini bisa menjadi satu kenangan buat kita semua," kata Laksamana TNI Ade Supandi dalam sambutannya di Taman Malomba, Kota Mataram, Minggu (6/5).

Peresmian monumen bahari yang terdiri dari bangunan tugu mercusuar dan tank amfibi PT-76 itu turut disaksikan oleh para tamu undangan dari para kepala staf dan delegasi dari negara sahabat yang menjadi peserta kegiatan "Multilateral Naval Exercise Komodo" (MNEK) 2018 di Lombok.

Turut pula hadir para pejabat pemerintah wilayah NTB dan Kota Mataram. Tak luput perhatian, masyarakat juga ikut menyaksikan momentum peresmian itu.

Di akhir sambutannya, Ade Supandi turut mengu capkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan lokasi untuk dibangunnya monumen bahari.

"Terima kasih kepada pemerintah yang sudah memberikan tempat. Semoga monumen ini bisa turut menunjang kemajuan pariwisata di NTB," ujarnya dikutip Antara.

Sejumlah anggota TNI menyelesaikan pembangunan Monumen Bahari Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018 di Mataram, NTB, Kamis (3/5). Monumen tersebut dibangun sebagai bentuk memorial pelaksanaan MNEK 2018 di Lombok yang akan diselenggarakan pada tanggal 4 hingga 9 Mei 2018 dan dihadiri oleh 33 negara, 51 kapal perang, 14 pesawat udara, 15 helikopter serta 9600 prajurit yang akan bergabung dalam latihan 'Non-Warfighting' (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

Selain di Taman Malomba, monumen bahari juga dibangun di wilayah Lembar, Kabupaten Lombok Bara t. Monumen Bahari Mataram dan Monumen Bahari Dodokan, diresmikan dengan penandatangan di atas batu plakat oleh Kasal.

Untuk Monumen Bahari Mataram, terdiri dari bangunan tugu mercusuar berbentuk segi lima bermahkota lumbung, rumah adat suku Sasak. Pada malam harinya, dari pucuk tugu setinggi 11,28 meter itu memancarkan cahaya.

Kemudian di sebelah baratnya berdiri tank amfibi PT-76. Kendaraan tempur milik Marinir TNI AL itu merupakan produksi Uni Soviet Tahun 1954.

Kendaraan tempur tua milik TNI AL itu mulai mengukir cerita sejarahnya dengan ikut serta dalam pelaksanaan operasi kampanye militer terbesar, yaitu Operasi Jayawijaya, yang digelar dalam rangka pembebasan Irian Barat.

Dibangunnya Monumen Bahari ini bertujuan untuk menunjukkan sebuah memorial upaya TNI Angkatan Laut bersama pemerintah NTB dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia serta aktualisasi kemitraan maritim dengan berbagai negara di belahan dunia. Kehadiran monumen Bahari ini selain mempercantik wajah Kota Mataram, juga menjadi ikon Perayaan berskala Internasional Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018 ke III yang diadakan di pulau Lombok.

Menurut Letkol Marinir Nur Rahman, kegiatan MNEK ini merupakan event dua tahunan yang digelar oleh TNI Angkatan Laut dalam memperkuat kemaritiman nasional.

“Setiap 2 tahun ada latihan bersama, sebelumnya di Batam dan Palembang pasti ada momerial, kami dari TNI Angkatan Laut ingin memberikan sesuatu kepada masyarakat NTB agar dapat memberikan gambaran mengenai negara maritim melalui Monumen Bahari ini” tutur Letkol Marinir Nur Rahman. (*)

Sumber: Google News | Berita 24 NTB

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »