www.AlvinAdam.com

Berita 24 Nusa Tenggaran Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Bank Dunia Kucurkan Rp 4,1 Triliun untuk Pariwisata RI

Posted by On 00.42

Bank Dunia Kucurkan Rp 4,1 Triliun untuk Pariwisata RI

Ilustrasi dollar ASKOMPAS/RIZA FATHONI Ilustrasi dollar AS

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia menyepakati pinjaman senilai 300 juta dollar AS atau sekitar Rp 4,1 triliun. Pinjaman ini digunakan untuk pengembangan sektor pariwisata Indonesia.

Bank Dunia menilai, lebih dari 2,8 juta penduduk Indonesia akan mendapat manfaat dari jalan dan akses ke layanan dasar yang lebih baik sebagai hasil dari proyek baru yang bertujuan untuk mengembangkan sektor pariwisata Indonesia.

Pinjaman tersebut untuk meningkatkan prasarana dan layanan dasar yang relevan dengan pariwisata, memperkuat hub ungan ekonomi lokal dengan pariwisata, dan menarik investasi swasta.

“Jika direncanakan dan dikelola dengan baik, pariwisata dapat menghasilkan lapangan kerja yang besar dan melipatgandakan pendapatan bagi Indonesia," kata Direktur Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste Rodrigo A Chaves dalam keterangan resminya akhir pekan lalu.

Baca juga: Bank Dunia: Pemerintah Tidak Bisa Terus Menahan Harga BBM Non-subsidi

Chaves menyatakan, infrastruktur dasar yang lebih baik dan belanja oleh para pengunjung dapat menghasilkan dampak ekonomi yang signifikan di daerah-daerah yang memiliki keterbatasan untuk pemerataan kemakmuran.

Sumber daya domestik besar yang sudah diinvestasikan dalam pariwisata akan ditambah dengan pembiayaan ini untuk mendukung pembangunan infrastruktur terpadu pemerintah d kawasan pariwisata nasional.

Investasi proyek akan dimulai di tiga tujuan utama yakni pulau Lombok di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), se gitiga Borobudur-Yogyakarta-Prambanan di Pulau Jawa, dan Danau Toba di Sumatera Utara.

Setelah dikembangkan, ketiga destinasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengunjung tahunan menjadi 27,3 juta pada tahun 2041. Angka tersebut adalah peningkatan yang signifikan dari 15,3 juta pengunjung pada tahun 2015.

"Belanja wisatawan tahunan juga diperkirakan akan meningkat, menjadi 3,3 miliar dollar AS pada 2041 dari 1,2 miliar dollar AS pada tahun 2015. Investasi swasta di bidang pariwisata diperkirakan akan meningkat lebih dari 13 kali lipat, menjadi 421 juta dollar AS," ungkap Chaves.

Manfaat tambahan dari proyek ini termasuk peningkatan akses ke sumber air bersih, layanan pengumpulan limbah padat berkelanjutan dan sanitasi yang diperbaiki. Proyek ini juga akan berusaha memperbaiki manajemen aset alam dan budaya, yang sangat penting bagi pariwisata untuk tumbuh.

Dukungan Bank Dunia bagi pembangunan pariwisata di Indonesia merupakan komp onen penting dari Kerangka Kerja Kemitraan Negara Grup Bank Dunia di Indonesia, yang berfokus pada prioritas pemerintah yang memiliki potensi perubahan yang besar.


Berita Terkait

Bank Dunia: Negara-negara Asia Timur dan Pasifik Perlu Ketatkan kebijakan Ekonomi

Bank Dunia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI 5,3 Persen Tahun Ini

Pertemuan IMF-Bank Dunia, Bandara Ngurah Rai Tambah Kapasitas Parkir Pesawat

Jelang Pertemuan IMF-Bank Dunia, Bandara Bali Perluas Lahan 5,8 Hektar

Pertemuan IMF-Bank Dunia, Garuda Digandeng untuk Antisipasi Kekurangan Kursi Penerbangan

Terkini Lainnya

Investor Asing Pemberi Pinjaman di Fintech Nasional Meningkat

Investor Asing Pemberi Pinjaman di Fintech Nasional Meningkat

Keuangan 04/06/2018, 13:51 WIB 'Di Jawa Ini Kurang Makan Ikan...'

"Di Jawa Ini Kurang Makan Ikan..."

Makro 04/06/2018, 13:39 WIB Survei Kemenhub: Puncak Arus Mudik Diprediksi pada H-6

Survei Kemenhub: Puncak Arus Mudik Diprediksi pada H-6

Makro 04/06/20 18, 13:08 WIB BPS Minta Pemerintah Waspadai Harga Daging dan Telur Ayam

BPS Minta Pemerintah Waspadai Harga Daging dan Telur Ayam

Makro 04/06/2018, 12:54 WIB Fintech Syariah Ini Hadirkan Fitur Transfer Emas untuk THR

Fintech Syariah Ini Hadirkan Fitur Transfer Emas untuk THR

Rilis 04/06/2018, 12:39 WIB Kemenpan-RB: Honorer Didominasi Tenaga Administrasi

Kemenpan-RB: Honorer Didominasi Tenaga Administrasi

Makro 04/06/2018, 12:12 WIB Jelang Lebaran, Aprindo Pastikan Stok Barang Kebutuhan Pokok Aman

Jelang Lebaran, Aprindo Pastikan Stok Barang Kebutuhan Pokok Aman

Makro 04/06/2018, 12:03 WIB Inflasi Mei Capai 0,21 Persen

Inflasi Mei Capai 0,21 Persen

Makro 04/06/2018, 11:43 WIB 'Stakeholder' Penerbangan Wajib Lakukan Ini Selama Libur Lebaran 2018

"Stakeholder" Penerbangan Wajib Lakukan Ini Selama Libur Lebaran 2018

Rilis 04/06/2018, 11:16 WIB Bahas Na   sib Honorer, DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Gabungan

Bahas Nasib Honorer, DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Gabungan

Makro 04/06/2018, 11:07 WIB Awali Pekan, Rupiah Lanjutkan Penguatan

Awali Pekan, Rupiah Lanjutkan Penguatan

Keuangan 04/06/2018, 10:51 WIB Paket Sembako Dijual Mulai Rp 20.000, Warga Serbu Bazar di Kemendag

Paket Sembako Dijual Mulai Rp 20.000, Warga Serbu Bazar di Kemendag

Makro 04/06/2018, 10:34 WIB Beli Pertamax Pakai T-Cash, Dapat Cashback 10 Persen

Beli Pertamax Pakai T-Cash, Dapa t Cashback 10 Persen

Bisnis 04/06/2018, 10:11 WIB Menhub: Baru 50 Persen Bus di Pulo Gebang yang Lakukan 'Ramp Check'

Menhub: Baru 50 Persen Bus di Pulo Gebang yang Lakukan "Ramp Check"

Makro 04/06/2018, 09:36 WIB Bank Dunia Kucurkan Rp 4,1 Triliun untuk Pariwisata RI

Bank Dunia Kucurkan Rp 4,1 Triliun untuk Pariwisata RI

Keuangan 04/06/2018, 09:10 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 NTB

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »